Wakili Danramil Kotabunan, Serda Sidik Hadiri Pelatihan Tracer Covid-19

Pelatihan Trecar Covi-19, di BPU Tutuyan.(foto:ist)
Pelatihan Trecar Covi-19, di BPU Tutuyan.(foto:ist)

MediaSatu.co, Boltim – Mewakili Danramili 1303-05 Kotabunan, Serda Sidik menghadiri pelatihan tenaga TRACER untuk mengendalikan perkembangan Covid-19 di Kabupatena Bolaang Mongondow Timur (Boltim).

Kegiatan yang berlangsung di BPU Tutuyan Selasa (27/7/2021), kerja sama Polres Boltim dan Dinas Kesehatan Boltim.

“Sebagai upaya mencegah penyebaran virus Covid-19 varian baru yang saat ini sudah masuk dan mulai menyebar dibeberapa wilayah di Indonesia, hari ini kami laksanakan pelatihan untuk tenaga Tracer, “ kata Kasat Binmas Polres Boltim, Iptu Sriyono dalam sambutannya.

Sriyono mengatakan, jika ada anggota keluarga yang positif Covid-19 maka anggota keluarga wajib diberikan pemahaman tentang Tracer Covid-19.

“Wajib bagi seluruh anggota keluaraga dilakukan Tracer yang di lakukan oleh tenaga kesehatan yang didampingi Babinsa (TNI) dan Bhabinkamtibmas (Polri) serta Relawan kesehatan, “ terangnya.

Sriyono juga menegaskan, yang terakhir untuk Izin keramaian apapun itu Polri tidak menerbitkan surat izin. Apabila ada suatau kegiatan tanpa ada izin pihak kepolisian, maka Polri akan mengambil tindakan.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Eko Marsidi menjelaskan, masalah yang kerap muncul di tengah masyarakat berkaitan dengan Covid19 adalah soal kasus probable.

“Probable artinya, seseorang yang belum terkonfirmasi positif Covid19 berdasarkan pemeriksaan PCR tapi yang bersangkutan sudah meninggal dunia, “ kata Eko.

Menrut dia, minimnya pemahaman soal probable ini, karena memicu perdebatan keluarga pasien probable dan pihak tenaga kesehatan.

“Dengan adanya pelatihan Tracer Covid-19, diharapkan menambah tingkat pemahaman masyarakat serta mengurangi resiko penyebaran Covid19, “ terang Eko.

Hadir juga dalam kegiatan ini, Kapolsek Kotabunan AKP Martin Kambey Lasut dan Kapolsek Tutuyan Iptu Sujianto dan seluruh Sangdi sebagai peserta Tracer.(04/rul)