MEDIASATU.CO – Proses relokasi masyarakat RT 10 Dusun V Kotabunan yang dilakukan PT Arafura Surya Alam (ASA) sejak 12 Oktober 2026 terus berlangsung secara bertahap. Hingga 16 Oktober 2026, sebanyak 20 KK yang menjadi sasaran relokasi tahap pertama telah selesai direlokasi ke Griya Prima Bulawan.
External Relations Manager PT ASA, Reginald Pontoh, mengatakan proses relokasi berjalan dengan aman dan lancar sejak dimulai pada 12 Oktober 2026.
“Relokasi masyarakat RT 10 Dusun V Kotabunan yang dimulai sejak 12 Oktober 2026 berlangsung dengan aman dan lancar. Hingga 16 Oktober 2026, sebanyak 20 KK yang menjadi sasaran relokasi tahap pertama telah selesai direlokasi,” ujarnya.

Sejumlah warga yang telah menempati hunian relokasi mulai berbagi pengalaman mereka selama beradaptasi dengan lingkungan tempat tinggal yang baru. Berbagai fasilitas dasar yang tersedia menjadi salah satu hal yang dirasakan membantu aktivitas sehari-hari.
Salah satu warga, Rafika Mamonto, mengaku merasa nyaman menempati hunian yang saat ini ditempatinya.
“Di sini enak, aman, mau tidur nyaman. Tidak ada bunyi suara mesin tromol dan tidak ada debu. Lampu dan air juga sudah tersedia,” kata Rafika.
OHal senada disampaikan Vicky Algaus. Ia mengaku bersyukur atas relokasi yang dilakukan karena masyarakat kini mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak.
“Alhamdulillah, saya merasa senang sekali dan merasa bangga dengan adanya relokasi yang telah dilakukan oleh pihak perusahaan PT ASA kepada kami sebagai masyarakat RT 10 Dusun V Kotabunan. Kami mendapat tempat yang layak. Bagi kami, ini seperti anugerah,” ujarnya.
Vicky mengatakan ketersediaan listrik dan air menjadi beberapa fasilitas yang kini dapat dimanfaatkan warga di lokasi relokasi. Menurutnya, hal tersebut membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga.
“Kami sering patungan membeli solar atau minyak untuk genset. Sekarang biaya listrik yang kami rasakan jauh lebih ringan,” katanya.
Selain itu, Vicky menilai kualitas air bersih di lokasi relokasi lebih baik karena bersumber dari mata air yang tersedia di kawasan tersebut.
Pengalaman yang disampaikan warga tersebut menggambarkan proses adaptasi yang tengah berlangsung di lingkungan relokasi. Di sisi lain, sejumlah masukan terkait peningkatan sarana pendukung seperti jalan dan drainase juga menjadi harapan warga ke depan.
Dengan selesainya relokasi tahap pertama terhadap 20 KK, masyarakat yang telah menempati hunian baru kini mulai beradaptasi dengan lingkungan tempat tinggal mereka. PT ASA menyatakan akan terus mendukung proses relokasi yang berlangsung secara bertahap dengan mengedepankan aspek keamanan, ketertiban, dan kebutuhan masyarakat.***











