MEDIASATU.CO, Boltim – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) telah melakukan penyusunan anggaran untuk program kegiatan satuan kerja perangkat daerah (SKPD).
Namun, hal itu bakal terhambat jika pandemi Covid-19 masih akan terus berlangsung.
Pasalnya, pandemi Covid-19 telah berimbas hampir ke semua sektor perekonomian global maupun nasional tanpa terkecuali di Provinsi Sulawesi Utara khususnya Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.
Wakil Bupati Boltim Oskar Manoppo mengakui bahwa Covid-19, bakal menghambat pembangunan dan sektor ekonomi.
Menurutnya, jika sampai tahun depan situasi ini tidak ada perubahan maka secara otomatis ekonomi akan terhambat karena anggaran pemerintah akan difokuskan untuk penanganan wabah Covid-19.
“Dampak yang ada akibat pandemi ini adalah menurunnya penerimaan keuangan negara. Hal ini akan mengganggu agenda pembangunan, belanja negara, serta perputaran ekonomi, “ ungkap Oskar, saat peletakan batu pertama pembangunan masjid di Desa Buyat Selatan, Senin (9/8/2021).
Ia pun menghimbau kepada warga Boltim untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Saling mengingatkan, saling melindungi agar pemutusan rantai ini bisa dilaksanakan dengan efektif.
“Semoga kita semua dijauhkan dari wabah ini dan selalu diberikan kesehatan, “ imbuhnya.(04/rul)










