Hebat! Bupati Boltim Dinobatkan Sebagai Tokoh Pemersatu Budaya Minahasa

Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto
Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto

MEDIAsatu.co, Boltim-Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sam Sachrul Mamonto, S.Sos, M.Si, mendapat penghargaan dari masayarakat Kecamatan Mooat sebagai Tokoh Pemersatu Budaya Minahasa.

Penghargaan tersebut diberikan kepada bupati di acara Mooat Horti and Culture Festival (MHF) di Lapangan Desa Guaan, Kecamatan Mooat, Sabtu (8/10/2022).

Penobatan Sam Sachrul Mamonto sebagai tokoh pemersatu budaya Minahasa dikarenakan Sam Sachrul Mamonto adalah sosok bupati yang konsisten, mengayomi dan mampu mempersatukan masyarakat suku Minahasa di Kecamatan Mooat secara menyeluruh melalui Mooat Horti and Culture Festival.

Pada kesempatan itu bupati mengungkapkan ia merasa bangga karena bisa mengenakan pakaian adat Minahasa seperti ini.

“Saya bangga mengenakan pakaian adat ini dan bisa dipanggil Tole, “ ungkap bupati.

Bupati menceritakan kalau dikaitkan dengan suku Minahasa, setengah dari keluarga bapaknya adalah Minahasa yang berasal dari Remboken. Bahkan salah satu Omanya, yakni Oma Suot masih hidup dan sekarang tinggal di Kecamatan Mooat.

“Jadi menggunakan pakaian adat ini saya tidak merasa canggung karena ada perpaduan antara Mongondow dan Minahasa, “ ujar bupati.

Bupati mengatakan, bahwa Mooat Horti and Culture 2022 sebagai ajang pelestarian adat dan budaya bagi warga asal Minahasa yang sejak tahun 1950-an telah mendiami Bolaang Mongondow Timur atau Bolaang Mongondow pada waktu itu.

“Indonesia memiliki ribuan pulau dan dihuni berbagai suku termasuk suku Minahasa, dan hari ini kita melihat keindahan keberagaman di Bolaang Mongondow Timur lewat Horti and Culture. Ini harus dilestarikan secara terus menerus, “ kata bupati.

Orang nomor satu di Bolaang Mongondow Timur ini juga menyebutkan bahwa Mooat adalah daerah yang dititipkan oleh Tuhan karena rakyatnya begitu makmur dan diberikan kelebihan.

“Kecamatan Mooat adalah The Smell Haven “Bau Surga” di Bolaang Mongondow Timur, “ ucap bupati.

Lanjut bupati mengatakan, horti dan culture juga merupakan gambaran yang sering digunakan untuk mendeskripsikan kenikmatan, sehingga ia mengajak untuk selalu bersyukur atas karunia alam yang melimpah di Bolaang Mongondow Timur khususnya di Kecamatan Mooat.

“Horti artinya kekayaan hasil bumi melimpah dan culture adalah sebuah budaya yang diwariskan secara turun temurun dan melalui kegiatan ini kita bisa melihat keindahan alam dan keberagaman di Bolaang Mongondow Timur,” tutur bupati.

Dikesempatan itu juga bupati memberikan apresiasi dan pujian kepada masyarakat Kecamatan Mooat karena keuletannya dalam bekerja sehingga faktor ekonomi di Kecamatan Mooat dibilang lebih tinggi dari kecamatan lain yang ada di Bolaang Mongondow Timur.

“Keuletan warga Mooat dalam berkebun bisa menjadi contoh bagi wilayah lain di Bolaang Mongondow Timur, “ imbuh bupati.

Diketahui, Ivent yang bertajuk budaya Minahasa dan pertanian ini menampilkan berbagai acara, mulai dari penampilan tarian adat, musik bambu, sejarah masuknya suku Minahasa di Bolaang Mongondow hingga karnaval kendaraan mobil dan motor hias lengkap dengan hasil pertanian.

 (faruk langaru)