Mahmud Tegila Dihina Ketua PDIP Karena Mendukung Hamdan-Rafiq? Ini tanggapanya

MEDIAsatu.co, BOLMUT – Pernyataan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Drs. Hi. Amin Lasena MAP, yang menyebutkan bahwa Mahmud Tegila bukan kader PDI-P dan datang merengek meminta diakomodir oleh partai, menuai reaksi keras dari Mahmud Tegila.

Tegila menegaskan bahwa tudingan tersebut tidak benar. Menurutnya, dia tidak pernah meminta-minta untuk diakomodir oleh partai politik mana pun.

Tegila justru mengungkapkan bahwa Amin Lasena lah yang datang ke rumah membujuk dirinya untuk bergabung dengan PDI-P Bolmut serta menawarkan pencalonan sebagai anggota DPRD Bolmut periode 2024-2029.

“Sebagai seorang Politisi, saya pantang merengek-rengek meminta diakomodir. Pada saat itu beliau yang ajak saya bergabung di PDIP kemudian pada saat itu saya sampaikan kalau nantinya PPP bergabung dengan PDIP waktu pencalonan gubernur saya bilang Ke pak Amin saya keluar. Karna saya tidak mau bekerja sama dengan PPP lagi, kemudian setelah selesai pemilihan gubernur belia datang lagi ke rumah saya untuk mengajak saya untuk kembali Ke PDIP,” jelas Tegila via whatsapp pribadinya, selasa (15/10/24).

Tegila juga menyesalkan pernyataan keras dari ketua DPC PDIP yang terkesan sudah menghina atau menyerang kehormatanya  yakni kata merengek-rengek, tak lebih dari kutu loncat dan narasi-narasi merendahkan lainya seperti yang diterbitkan oleh satu media online Bolmut.

“Masa pendukung saya termasuk keluarga menangis melihat pemberitaan itu. Pak amin sebagai seorang Ulama dan Haji, Mantan pemimpin dan tokoh masyarakat, seharusnya tidak perlu berkata-kata seperti itu jika ada kader atau anggota PDIP yang tak sejalan dengan memilih mendukung paslon Hamdan-Rafiq atau paslon lainya dalam Pilkada Bolmut,” ujar Tegila.(wan golonda)