MEDIAsatu.co, Boltim – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), mulai melakukan pemeriksaan pendahuluan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) tahun 2021 .
Meski pemeriksaan telah dimulai pada tanggal 24 Januari 2022, namun BPK tidak bisa turun langsung melakukan pemeriksaan di tiap kabupaten/kota di Sulut, disebabkan masih pandemi Covid-19.
Sekretaris Dearah (Sekda) Boltim Sonny Warokka menjelaskan, bahwa proses pemeriksaan awal LPKD Pemkab Boltim sudah mulai, namun kata dia karena saat ini kondisi pandemi Covid-19, sehingga BPK tidak bisa turun langsung untuk pemeriksaan.
“Mekanisme pemeriksaan, dokumen LKPD yang kita kirim ke BPK, “ jelas Sonny, Jumat (28/1/2022).
Olehnya lanjut Sonny, dalam menghadapi proses pemeriksaan oleh BPK ini, dirinya berharap sekaligus meminta kepada seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk menyiapkan dokumen pendukung pemeriksaan.
“Kita telah menyiapkan LO Inspektorat. Jadi dokumen masaing-masing SKPD dikumpul melalui LO, baik soft copy atau bentuk file dalam komputer, maupun hard copy yaitu berkas yang cetak dalam kertas atau file fisik. File Soft copy dan hard copy ini kemudian kita kirimkan ke BPK, “ terangnya.
Sebelumnya, Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto S. Sos, M.Si, saat mengikuti Entry Meeting dengan BPK RI, via daring atau zoom meeting, yang dilaksanakan di Rumah Dinas Bupati di Modayag, Selasa 25 Januari 2022 mengatakan, bahwa Pemkab Boltim selalu terbuka dan mendukung serta kooperatif dengan apa yang sudah menjadi tugas BPK yakni, melakukan pemeriksaan LKPD di daerah.
“Pemkab Boltim, akan selalu membantu BPK dalam hal pemeriksaan LKPD. Tentunya dengan menyiapkan segala kelengkapan yang diminta oleh BPK guna menunjang proses pemeriksaan,” ujarnya.
Bupati jugu sangat optimis Pemkab Boltim tahun ini bisa mempertahankan predikat WTP yang sudah dipertahankan selama 8 kali berturut-turut.
“Kita tetap optimis. Insya Allah predikat opini WTP akan kita pertahankam untuk yang ke-9 kalinya,” kata bupati.(Rill)










