MEDIAsatu.co, Boltim – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), telah memberikan sinyal akan melakukan perekrutan lagi Tenaga Harian Lepas (THL), yang sebelumnya telah dirumahkan sejak Januari 2022.
Meski demikian, perekrutan THL ini tidak sebanyak seperti tahun-tahun kemarin yang mencapai 800-an orang.
Sekretaris Daerah (Sekda) Boltim, Sonny Warokka mengatakan, setelah dilakukan perhitungan kenapa terjadi pengurangan tenaga harian lepas. Karena dasaranya pertama, ada pengangkatan calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan PPPK. Formasi CPNS jumlahnya 211, sedengkan formasi PPPK 172, jadi keseluruhan total 383.
“Logikanya ketika ada tenaga baru masuk, maka akan berkurang lagi perekrutan tenaga harian lepas, “ terangnya.
Dasar kedua kata Sonny, tergantung kemampuan keuangan daerah. Yang menjadi persoalannnya sekarang kan keuangan sangat terbatas, apalagi masih lebih banyak diarahkan ke penanganan Covid-19, baik covid langsungnya maupun pendukung tekait penanganan covid.
“Ini alasan kenapa perekrutan THL jadi berkurang, “ jelasnya.
Bahkan untuk tahun 2023 menurut Sonny, semua tenaga honorer daerah itu ditiadakan. Pasalnya, pemerintah telah memastikan tidak ada lagi tenaga honorer di tiap instansi pemerintah pada 2023 mendatang.
“Keputusan tersebut sejalan dengan Peraturan Pemerintah (PP) 49/2018 tentang Manajemen PPPK yang menyatakan pegawai non-PNS di instansi pemerintah melaksanakan tugas paling lama hingga 2023, “ katanya.(Rill)










