Ditangan Djoise Kaunang, STIKES Bethesda Tomohon Panen Prestasi dan Lulusan Siap Kerja

MEDIAsatu.co, TOMOHON – Di bawah kepemimpinan Djoise Kaunang, STIKES Bethesda Tomohon terus menunjukkan kiprah sebagai salah satu perguruan tinggi kesehatan yang diperhitungkan, baik di Kota Tomohon maupun di Sulawesi Utara.

Menjabat sejak tahun akademik 2013/2014, Djoise Kaunang yang dikenal disiplin dan konsisten terhadap aturan, berhasil mentransformasi institusi yang berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Kristen GMIM ini menjadi kampus dengan daya saing yang terus meningkat.

Hingga saat ini, STIKES Bethesda Tomohon telah meluluskan sebanyak 1.866 alumni dari XIII angkatan Program Studi D-III Keperawatan. Para lulusan tersebut sebagian besar telah terserap di dunia kerja, baik di sektor swasta maupun instansi pemerintah, bahkan hingga ke luar negeri.

Transformasi besar juga terjadi ketika institusi ini resmi beralih status dari akademi menjadi sekolah tinggi melalui keputusan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 437/E/O/2022. Perubahan status ini semakin memperkuat posisi STIKES Bethesda dalam peta pendidikan tinggi kesehatan di Indonesia.

Mengusung visi menjadi institusi pendidikan kesehatan berdaya saing global berbasis pelayanan kasih Kristiani pada 2038, STIKES Bethesda Tomohon terus bergerak melalui lima misi utama, mulai dari penguatan tata kelola kampus, peningkatan kualitas pendidikan, riset, pengabdian masyarakat, hingga perluasan kerja sama strategis.

Di bawah kepemimpinan Djoise Kaunang, berbagai prestasi berhasil diraih. Saat masih berstatus akademi, ia menerima dua penghargaan bergengsi dari International Human Resources Development Program, yakni Women of the Year 2019 dan Family Role Model Award 2019.

Setelah bertransformasi menjadi STIKES, capaian terus berlanjut. Kampus ini meraih penghargaan “Terbaik II” pada ajang Apresiasi Kinerja Perguruan Tinggi Swasta Tahun 2024, serta penghargaan “Gold Winner” dalam kategori kualitas dan kepatuhan pelaporan data IKU 3 pada 2023.

Tak hanya itu, STIKES Bethesda Tomohon juga menerima penghargaan dari DPW PPNI Sulawesi Utara sebagai pemenang nominasi UMKM terbaik dalam ajang PPNI Sulut Award 2024.

Djoise Kaunang menegaskan bahwa kunci utama peningkatan kualitas terletak pada pelayanan terhadap mahasiswa dan dosen.

“Fokus saya pada peningkatan kualitas pelayanan mahasiswa dan dosen. Dengan fokus di situ, kualitas akan meningkat dengan sendirinya,” ujarnya, rabu (29/4/26).

Kualitas tersebut tercermin dari tingginya serapan lulusan di dunia kerja. Bahkan, tidak sedikit mahasiswa yang sudah menerima tawaran pekerjaan sebelum resmi diwisuda setiap tahunnya.(**)

Editor: wan golonda