banner 728x250PemkabBolmutbanner 728x250
Boltim  

Pimpin Apel Kerja di Desa Buyat, Bupati Tegaskan Aparatur tak Main Dua Kaki

Bupati Sam Sachrul Mamonto pimpin apel kerja di desa buyat/foto kominfo
Bupati Sam Sachrul Mamonto pimpin apel kerja di desa buyat/foto kominfo

MEDIAsatu.co Boltim- Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sam Sachrul Mamonto, S.Sos, M.Si, kembali memimpin apel kerja di lapangan Desa Buyat, Kecamatan Kotabunan, Senin (7/11/2022).

Apel yang rutin dilakukan oleh bupati dihadiri oleh abdi sipil negara (ASN), sangadi, perangkat desa dan Badan Permusyawaratan Desa atau BPD diwilayah kerja Kecamatan Kotabunan dan Kecamatan Tutuyan.

Tampak juga mengikuti apel ini, Sekretaris Daerah, para Asisten, pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD), para camat dan staf khusus bupati.

Pada kesempatan itu bupati mengatakan, bahwa apel kerja ini dilaksanakan tak lain untuk saling mengenal dan menjalin tali silaturahmi.

Oleh karena itu kata bupati, nantinya untuk tiap kecamatan akan ada giliran melaksanakan apel.

“Apel tidak harus terus di Tutuyan Ibukota Boltim, tapi harus digilir agar ada sebuah aktifitas di desa tersebut. Artinya, ketika kita silaturahmi seperti ini, maka akan timbul chemistry atau hubungan yang baik dan akan ada rasa kasih sayang sesama kita, “ ungkap bupati.

Lanjut bupati, meski gaji yang diterima oleh aparat desa itu kecil, namun hal itu kata dia mengandung tanggung jawab yang besar baik untuk pemerintah maupun tangungjawab kepada Allah SWT.

“Laksanakan tugas dan tanggungjawab yang dibebankan kepada saudara meskipun gaji kalian kecil. Jangan sekali-kali makan gaji buta tanpa bekerja. Sebab, hukum bagi yang makan gaji buta itu seperti makan bangkai saudaranya sendiri, “ tegas bupati.

Hal yang penting juga bagi aparat dikatakan bupati adalah pelayanan kepada masyarakat. Itu yang harus diutamakan.

“Motor penggerak itu ada di desa, jadi para sangadi harus tahu apa kebutuhan dasar masyarakat dan tahu arah pembangunan desa itu kemana. Harus lebih baik dan ada lompatan-lompatan yang dilakukan dari yang sebelumnya, “ terang bupati.

Mantan Ketua DPRD Boltim ini juga menegaskan bahwa seorang aparatur itu harus loyal tehadap pimpinan.

“Loyalitas itu sebuah harga mati yang tak bisa ditawar. Jangan main dua kaki atau loyal kepada selain pimpinan, “ sentil bupati.

(FL)