PemkabBolmutbanner 728x250

Jumat Curhat, Polsek Akan Tindaklanjuti Keluhan Warga Tutuyan

MEDIAsatu.co, Boltim- Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Tutuyan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) kembali melaksanakan kegiatan Jumat Curhat yang sudah menjadi agenda rutin aparat kepolisian.

Kali ini jajaran Polsek Tutuyan yang dipimpin Kapolsek IPDA Hasiberto, S.Sos, kembali menggelar kegiatan tersebut pada Jumat (13/1/2023) di Balai Desa Tutuyan, yang dihadiri oleh Pejabat Sangadi Tutuyan, Sekretaris Desa, Ketua BPD, tokoh masyarakat dan tokoh agama di desa tersebut.

Dalam pertmuan tersebut, Polsek Tutuyan menerima berbagai keluhan masyarakat diantaranya, tentang peredaran obat-obatan di kalangan anak anak muda, knalpot racing dan penjualan miras diwilayah Tutuyan.

“Keluhan tersebut disampaikan warga, sehingga hal ini harus kita tindaklanjuti karena sudah meresahkan warga Tutuyan, “ kata Kapolsek.

Lanjut Kapolsek, berkaitan dengan penyalahgunaan obat-obatan ia akan berkoordinasi dengan Satuan Narkoba Polres Boltim dan Dinas Kesehatan Boltim.

“Kita akan koordinasi dengan pihak terkait. Kita juga akan melakukan sosialisasi tentang bahaya penggunaan obat-obatan di lingkungan sekolah yang ada di wilayah Tutuyan, “ terangnya.

Sementara untuk masalah knalpor racing dan penjualan miras Kapolsek mengatakan, pihaknya akan melakukan razia serta patroli langsung.

“Kami juga meminta aparat desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama agar dapat membantu pihak Polri dalam menjaga stabilitas kamtibmas. Jika ada permasalahan segera melaporkan atau menginformasikan setiap permasalahan atau hal-hal yang dicurigai ke pihak Polsek Tutuyan melalui call center yang sudah terpasang di beberapa titik,” imbuhnya.

Sedangkan untuk setiap permasalahan yang terjadi di desa menurut Kapolsek, bisa di selesaikan oleh pemerintah desa tampa di laporkan ke pihak kepolisian. Kecuali ada tindak pidana tertentu yang tidak bisa diselesaikan di pemerintah desa.

“Kami di kepolisian ada penyelesaian permasalahan dengan melakukan Restorative Justice (RJ). Kecuali persoalan tindak pindak pidana tertentu tidak bisa di lakukan RJ,” jelasnya.

(RedaksiMEDIAsatu.co)