banner 728x250PemkabBolmutbanner 728x250

Harga Minyak Goreng Terus ‘Memanas’ Ini Langkah Disperindag

foto ist
foto ist

MEDIAsatu.co, Boltim – Harga minyak goreng curah dan kemasan di pedagang dan supermarket di Bolaang Mongondow Timur (Boltim) sejak bulan Desember 2021 hingga Januari 2022, terus  “memanas” atau mengalami kenaikan yang tajam.

Pantaun mediasatu.co, digerai Alfamart yang biasa harga minyak goreng  kemasan perliternya dijual dengan harga Rp 18.000 ribu, kini naik menjadi Rp 22.900. Begitupun dengan minyak goreng curah yang djual dalam kemasan plastik bening, harganya mengalami kenaikan yang sulit dijangkau oleh penjual gorengan dan ibu-ibu rumah tangga.

“Naiknya minyak goreng sejak dua bulan lalu, terasa sekali mempengaruhi pendapatan kami, kalau di bilang rugi tidak juga, namun memang sangat tipis, cukup untuk makan saja,” ujar sejumlah penjual gorengan di jalan trans Tutuyan, Selasa (18/1/2022).

Terkait hal ini, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Boltim, Muhamad Yahya mengatakan, kenaikan harga bahan pokok seperti minyak goreng biasanya sering terjadi ketika awal tahun baru.

Meski demikian, pihaknya akan mengupayakan membantu masyarakat dengan pelaksanaan pasar murah.

“Untuk mengurangi dampak tersebut, maka diselenggarakanlah operasi pasar murah guna menekan gejolak di masyarakat, “ kata Yahya.

Namun, yang menjadi kendala saat ini Disperindag Boltim kekurangan anggaran, sehingga untuk kegiatan pasar murah ini pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut.

“Biasanya Pemprov Sulut ada ketersediaan anggaran pasar murah untuk dialokasikan ke kabupaten dan kota. Kalau ada, kita akan minta jatah untuk Boltim, “ terangnya.(Rill)