banner 728x250PemkabBolmutbanner 728x250

Bupati Angkat Empat Doktor dan Dua Kompetitor Jadi Staf Khusus

Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto, menyerahkan SK kepada staf khusus di lantai tiga kantor bupati
Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto, menyerahkan SK kepada staf khusus di lantai tiga kantor bupati

MEDIAsatu.co, Boltim – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sam Sachrul Mamonto, S.Sos, M.Si, kembali mengangkat 17 orang staf khusus bupati.

Pengangkatan staf khusus tersebut, dilakukan bersamaan dengan penyerahan SK, yang berlangsung di Aula lantai tiga kantor bupati, Senin (14/2/2022).

Dari 17 orang tersebut, 4 diantaranya bergelar doctor, salah satunya lulusan Australia.

Menariknya, dua kompetitor atau lawan politik bupati di Pilkada 2020 yakni, Amalia Landjar dan Rusdi Gumalangit juga diangkat sebagai staf khusus.

Bupati mengatakan pengangkatan staf khusus bupati ini didasarkan dengan kriteria dan pertimbagan teknis yang meliputi dasar latar belakang pendidikan, keahlian, pengetahuan dan pengalaman yang disesuaikan dengan kebutuhan.

Selain staf khusus yang lama, ada juga kata bupati pengangkatan staf khusus baru berjumlah 5 orang. Meraka ini ahli dibidangnya masing-masing, bahkan 4 orang diantaranya bergelar doktor, satunya lulus dari Autralia.

“Selamat bergabung rekan-rekan staf khusus bupati di Pemkab Boltim, semoga saran dan ilmu kalian bisa membantu Pemkab Boltim, “ kata bupati.

Bupati juga mengatakan, selamat bergabung kepada Amalia Landjar dan Rusdi Gumalangit.

“Pak Rusdi Gumalangit dengan pengalaman seorang birokrat dan Adinda Amalia Landjar pendidikannya magister kesehatan. Ini akan sangat bermanfaat untuk Kabupaten Boltim, “ ujarnya.

Menurut bupati, kemarin mereka berbeda dalam politik, namun sekarang waktunya untuk rekonsiliasi, sihingga ia mengajak Rusdi dan Amalia masuk sebagai staf khusus untuk membantu tugas pemerintahan.

“Ini contoh kepada masyarakat bahwa setelah pilkada tidak ada pengkotak-kotakan terutama masyarakat. Saya rekrut Pak Rusdi dan Amalia sebagai bentuk rekonsiliasi. Politik itu bukan perang, tapi untuk mempersatukan, “ pungkas bupati.(Rill)